Text
Twenty-Four Eyes
Sebagai guru baru, Bu Guru Oishi ditugaskan mengajar di sebuah desa nelayan miskin di Pulau Shodoshima, Jepang. Di sana ia membimbing dua belas murid kecil—tujuh anak perempuan dan lima anak laki-laki—yang kelak menjadi "dua belas pasang mata" dalam judul novel ini. Dengan kesabaran dan kasih sayang, Bu Guru Oishi perlahan memenangkan hati murid-murid serta masyarakat desa yang awalnya memandangnya dengan curiga.
Tidak tersedia versi lain